jump to navigation

Penerapan Teknologi Panen di Luar Musim 29 April 2008

Posted by hortipart in usaha buah.
Tags: , ,
trackback

Kemitraan ini diusulkan oleh SS Fresh Fruit Cirebon dan berlokasi di Dukupuntang, Kab. Cirebon, diperluas atas inisiatif kemitraan ke Sliyeg, Kab. Indramayu dan Jatitujuh, Kab. Majalengka, Jawa Barat. Pada awalnya terlibat 78 petani dalam kemitraan dengan SS Fresh Fruit yang merupakan pembeli dan pemasar mangga gedong gincu. Namun kemudian meluas hingga melibatkan 5 kelompok tani dengan jumlah mitra petani 132 orang.

Banyaknya permintaan mangga dari konsumen di dalam dan luar negeri, membuat kami semangat meningkatkan produksi mangga di kelompok tani kami. Akan tetapi yang jadi kendala adalah kami belum bisa panen di luar musim. Sehingga permintaan mangga gedong gincu dari konsumen terputus setelah bulan Januari sampai bulan September. Karena saat ini mangga gedong gincu hanya tersedia pada saat musim saja antara bulan Oktober sampai Desember.

Dari hasil studi banding kami tahun 2005 ke daerah Pemalang yang menerapkan teknologi, mereka berhasil memanen mangga varietas harum manis di luar musimnya. Pada saat itu panen dilakukan di bulan Juni. Pengalaman ini membuat kami ingin mencobanya pada varietas mangga gedong gincu pada awal tahun 2006. Akan tetapi, tingginya biaya penerapan teknologi yang bisa mencapai 2 sampai 3 kali lipat biaya produksi normal membuat kami belum mampu melakukan percobaan ini.

Di tahun 2007 kami berkesempatan mengerjakan proyek pertanian mangga yang akan diimplementasikan oleh SS fresh fruit dan Kelompok Tani Buah Segar. Fokus proyek ini adalah menerapkan teknologi panen mangga di luar musim yang akan diterapkan pada lahan seluas 6 hektar di Cirebon. Pada umumnya musim mangga terjadi di bulan Oktober sampai Desember. Namun dengan uji coba teknologi ini, kami berharap mangga akan dapat dipanen dari bulan Juni sampai Desember, hingga selanjutnya bisa diterapkan untuk mendapatkan panen sepanjang tahun.

Proyek teknologi ”Panen di Luar Musim” untuk mangga godong gincu ini diharapkan menjadi dasar pedoman formulator dan meyakinkan petani bahwa mangga gedong gincu dapat dipanen di luar musimnya. Adapun kelompok–kelompok sasaran dari proyek ini yang terutama adalah anggota Kelompok Tani Buah Segar dan pada umumnya bagi kelompok–kelompok tani yang ada di wilayah III Cirebon. Kegiatan utama dalam proyek ini adalah perawatan mangga yang sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) mangga, perlakuan Jat Pengatur Tumbuh (JPT), pencegahan penyakit Antraknosa, dan pemberantasan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Tujuan kemitraan HPSP

Petani mangga pada umumnya memiliki sifat meniru secara turun temurun di dalam cara menggarap lahan yang enggan melakukan pemangkasan, pemupukan, dan penyemprotan. Meski ada juga petani yang melakukan hal-hal tersebut, namun kebanyakan petani meniru cara-cara yang salah akibat keterbatasan sumber daya manusia.

Dari hasil pengamatan di lapangan, petani mangga di Cirebon masih banyak yang salah kaprah dalam merawat mangganya. Contohnya adalah cara pemetikan yang tidak standar yang mengakibatkan penurunan harga jual mangga dan membuat mangga tidak bisa diekspor. Meski salah, sangat tidak mudah mengubah cara bertani yang sudah turun-temurun ini. karena itu, agar petani bisa diarahkan untuk menerapkan Standar Prosedur Operasional (SPO), mereka harus melihat bukti-bukti keberhasilan yang jelas dan hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dengan pembuktian yang dilakukan di tahun 2004, kami membina kelompok tani buah segar agar memetik mangga sesuai standar prosedur operasional. Mangga dari kelompok tani ini kemudian diterima pembeli dari singapura PT Hydrofresh. Cara pemetikan sesuai standar ini kemudian sudah mulai diikuti oleh petani-petani mangga lainnya.

Dengan demikian tujuan pokok proyek adalah:

  1. Petani mangga dapat memproduksi buah mangga di luar musim.
  2. Petani mangga tidak ketergantungan dengan cuaca musim kemarau.
  3. Dapat terpenuhinya permintaan mangga gedong gincu setiap saat.

Sedangkan secara menyeluruh tujuan kita mengerjakan proyek ini adalah:

  1. Proyek ini agar bermanfaat bagi Kelompok Tani Buah Segar dan petani mangga pada umumnya.
  2. Petani mangga dapat meniru keberhasilan penerapan teknologi panen di luar musim yang diimplementasikan oleh SS Fresh Fruit dan Kelompok Tani Buah Segar. Dengan demikian petani-petani Indonesia dapat diarahkan pada teknologi tepat guna melalui bukti-bukti konkrit keberhasilan penerapan teknologi.

Comments»

1. agung cahyo - 21 September 2013

untuk buah mangga cengkir apa nerima? bagaimana sistem kerjasamanya? lokasi saya didesa tanjakan. kec. krangkeng

2. alit - 8 February 2010

mohon informasi :
dimana saya bisa dapatkan dasar-dasar teori atau buku-buku yang menjelaskan teknik produksi di luar musim secara sistematis, terimakasih

hortipart - 5 April 2011

Saudara Alit,
sampai saat ini kami belum juga mendapatkan rujukan di atas.
Bisa coba hubungi pusat kajian buah tropika di IPB juga.
salam hangat dan kunjungi terus blog ini!

3. Mohammad Ardianto - 8 December 2009

Kami sdh mencoba ZPT berbahan aktif Paklobutrzol tersebut & sudah terbukti bisa memunculkan bunga setelah 1,5 s/d 2 bulan setelah perlakuan namun masalahnya pentil buah tersebut akan rontok jika terkena air hujan. Mohon informasinya agar buah tidak rontok. Terima kasih.

4. siti indriani - 7 October 2009

4 thn yg lalu suami sy membeli bibit cangkokan gedong gincu,pertama berbuah 1,burik lagi tapi manis,skrng sdh ada 10 buah sebesar jempol,sy takut burik lagi seperti yg pertama,apa perlu di bungkus buahnya ?dan bgaimana perwatan selanjutnya agar berbuah lebih lebat lagi.kirim ya ke e mail sy,terima kasih.

5. M.Hariyadi Setiawan - 6 May 2008

Menurut pengelola kemitraan SS Fresh Fruit – PokTan Buah Segar, tanaman mangga mereka tidak dibuat stress atau shock tetapi diberi perlakukan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman mangga tersebut. Nutrisi tersebut nutrisi organik yang terutama memasok kebutuhan 13 unsur hara yang dibutuhkan tanaman al: N, P, K, Mg, S, dll.
Kemudian jika 13 unsur tersebut tercukupi baru diberi hormon tambahan yang bisa mempengaruhi pembungaan untuk mengkondisikan berbuah di luar musim biasanya.
Lebih jelas bisa menghubungi di http://www.ss-freshfruit.com

6. syahyuti - 2 May 2008

Maaf, saya mau bertanya. Ada yang mengatakan, bahwa jika teknologi panen di luar musim diterapkan, yaitu dengan membuat tanaman shock, maka umur si tanaman ga akan lama. Apa benar demikian? Jika ya, tentu akan sangat merugikan. Terimakasih.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: